Barcode pada kemasan produk sebagai pertimbangan dalam membeli dan menggunakan produk tersebut nantinya (90)MD123456123456(91)230312. Banyak orang mengira seluruh kode tersebut merupakan nomor izin BPOM, padahal barcode dapat memuat informasi yang berbeda sesuai standar identifikasi yang digunakan.
Hingga artikel ini disusun, belum ada data resmi yang dapat memverifikasi bahwa kode (90)MD123456123456(91)230312 digunakan suatu produk tertentu di BPOM. Karena itu, cara terbaik untuk memastikan keaslian informasi tetap dilakukan dengan mencocokkan nomor registrasi yang tercantum pada kemasan dengan data resmi BPOM.
Hasil Cek Barcode (90)MD123456123456(91)230312

Berdasarkan pengecekan yang telah di lakukan pada situs bpom tidak ada informasi yang tersedia untuk kode tersebut, tidak ditemukan data yang dapat menghubungkan barcode (90)MD123456123456(91)230312 dengan suatu produk apapun.
Kondisi tersebut berarti informasi seperti nama produk, nomor izin BPOM, nama perusahaan, produsen, distributor, maupun status izin belum dapat dipastikan hanya berdasarkan barcode tersebut.
Sebelum menarik kesimpulan, lakukan verifikasi menggunakan nomor registrasi BPOM yang tercetak pada kemasan asli produk.
Status data yang ditemukan pada hasil pencarian
Hasil verifikasi belum memperlihatkan data produk yang dapat dipastikan berasal dari barcode (90)MD123456123456(91)230312.
Tanpa kecocokan dengan data resmi, barcode tersebut belum dapat digunakan sebagai dasar untuk mengidentifikasi suatu produk.
Mengapa barcode belum menampilkan informasi produk
Ada beberapa kemungkinan yang menyebabkan barcode tidak menghasilkan data produk, antara lain:
- Barcode bukan nomor registrasi BPOM.
- Barcode dipakai untuk kebutuhan logistik atau identifikasi internal.
- Data yang dimasukkan tidak sesuai dengan format pencarian BPOM.
- Informasi produk memang tidak tersedia pada layanan verifikasi yang digunakan.
Perbedaan barcode GS1, nomor registrasi BPOM, dan tanggal kedaluwarsa
Masing-masing memiliki fungsi yang berbeda.
| Informasi | Fungsi |
|---|---|
| Barcode GS1 | Identifikasi produk dalam rantai distribusi dan logistik. |
| Nomor registrasi BPOM | Bukti bahwa produk telah memperoleh izin edar dari BPOM. |
| Tanggal kedaluwarsa | Menunjukkan batas waktu produk masih layak digunakan sesuai ketentuan produsen. |
Memahami perbedaan tersebut membantu menghindari kekeliruan ketika memeriksa legalitas suatu produk.
Cara Memastikan Barcode (90)MD123456123456(91)230312 Terdaftar di BPOM
Verifikasi sebaiknya dilakukan menggunakan data yang tercetak pada kemasan, terutama nomor registrasi BPOM.
Membuka situs resmi Cek BPOM
Akses layanan resmi Cek BPOM melalui situs Badan Pengawas Obat dan Makanan.
Gunakan layanan resmi agar informasi yang diperoleh sesuai dengan data izin edar yang berlaku.
Memasukkan nomor registrasi atau nama produk
Apabila pada kemasan terdapat nomor registrasi seperti kode MD, ML, TR, SD, NA, atau kategori lain yang diterbitkan BPOM, masukkan kode tersebut pada kolom pencarian.
Jika nomor registrasi tidak terbaca, pencarian juga dapat dilakukan menggunakan nama produk apabila tersedia secara jelas pada kemasan.
Mencocokkan data produk dengan informasi pada kemasan
Setelah data ditemukan, bandingkan beberapa informasi berikut:
- Nama produk.
- Nomor registrasi BPOM.
- Nama perusahaan pemegang izin.
- Bentuk dan jenis produk.
- Informasi lain yang tercantum pada hasil verifikasi.
Apabila terdapat perbedaan yang mencolok, penggunaan produk sebaiknya ditunda hingga memperoleh kepastian dari sumber resmi.
Cara Membaca Format Barcode (90)MD123456123456(91)230312
Barcode terdiri atas beberapa bagian yang memiliki fungsi berbeda.
Meski demikian, arti setiap bagian tetap bergantung pada standar barcode yang digunakan oleh produsen atau sistem identifikasi tertentu.
Arti Application Identifier (90)
Application Identifier (90) merupakan salah satu penanda data yang digunakan pada barcode GS1.
Nilai setelah AI (90) dapat dipakai sebagai informasi internal perusahaan, sehingga tidak selalu berkaitan dengan nomor izin edar BPOM.
Arti kode MD123456123456
Rangkaian MD123456123456 pada barcode belum dapat dipastikan sebagai nomor registrasi BPOM.
Kode tersebut juga tidak dapat langsung diartikan sebagai identitas suatu produk tanpa adanya kecocokan dengan data resmi.
Arti Application Identifier (91)230312
Application Identifier (91) juga termasuk elemen yang dapat digunakan untuk kebutuhan identifikasi internal.
Nilai 230312 tidak dapat disimpulkan sebagai tanggal produksi, tanggal kedaluwarsa, nomor batch, ataupun informasi lain tanpa dokumentasi resmi dari pemilik sistem barcode.
Informasi yang dapat dan tidak Tersedia di barcode
Barcode (90)MD123456123456(91)230312 hanya menunjukkan adanya struktur data tertentu.
Barcode tersebut belum dapat digunakan untuk memastikan:
- Nama produk.
- Status izin BPOM.
- Produsen.
- Distributor.
- Komposisi.
- Klaim produk.
- Tanggal produksi.
- Tanggal kedaluwarsa.
Seluruh informasi tersebut memerlukan verifikasi tambahan menggunakan sumber resmi.
Penyebab Barcode Tidak Menampilkan Data Produk
Tidak semua barcode dapat langsung menghasilkan informasi produk pada layanan BPOM.
Nomor registrasi tidak valid
Apabila nomor registrasi tidak sesuai format BPOM atau mengalami kesalahan penulisan, sistem tidak akan menemukan data yang sesuai.
Salah saat pemindaian barcode
Barcode yang rusak, buram, atau dipindai menggunakan aplikasi yang tidak mendukung format tertentu dapat menghasilkan informasi yang tidak lengkap.
Mengulangi proses pemindaian menggunakan aplikasi yang sesuai dapat membantu memastikan hasilnya.
Gangguan pada layanan pencarian data
Pada kondisi tertentu, layanan verifikasi dapat mengalami pemeliharaan atau kendala teknis sehingga hasil belum dapat ditampilkan.
Mengulang pemeriksaan beberapa saat kemudian dapat menjadi pilihan.
Barcode bukan nomor izin BPOM
Banyak barcode dipakai untuk kebutuhan distribusi, inventaris, maupun identifikasi internal perusahaan.
Karena itu, barcode tidak selalu berisi nomor registrasi BPOM.
Cara Verifikasi Sebelum Menggunakan Produk
Verifikasi data produk menjadi bagian yang tidak boleh diabaikan sebelum melakukan pembelian maupun penggunaan.
Periksa nomor registrasi pada kemasan
Pastikan kemasan mencantumkan nomor registrasi BPOM yang dapat dibaca dengan jelas.
Nomor tersebut menjadi identitas resmi izin edar suatu produk.
Cocokkan nama produk dan identitas perusahaan pada database BPOM
Data yang ditemukan pada layanan resmi perlu sesuai dengan informasi pada kemasan.
Perhatikan nama produk, perusahaan pemegang izin, serta kategori produknya.
Pastikan status izin masih berlaku
Produk dengan izin edar yang masih aktif memberikan kepastian bahwa data registrasinya masih tercatat oleh BPOM.
Apabila status tidak ditemukan atau berbeda dengan kemasan, lakukan pemeriksaan lebih lanjut sebelum menggunakan produk.
Hindari produk yang tidak memiliki data resmi
Produk yang tidak dapat diverifikasi melalui informasi resmi memerlukan kehati-hatian lebih tinggi.
Memilih produk dengan identitas yang dapat dipastikan membantu mengurangi risiko memperoleh produk yang tidak memenuhi ketentuan peredaran.
Data yang Belum Dapat Diverifikasi di Barcode (90)MD123456123456(91)230312
Sampai saat artikel ini dibuat, belum tersedia data resmi yang menghubungkan barcode (90)MD123456123456(91)230312 dengan identitas produk tertentu.
Karena itu, informasi berikut belum dapat dipastikan:
Nama produk
Belum ditemukan data resmi yang menunjukkan nama produk berdasarkan barcode tersebut.
Nomor izin BPOM yang valid
Belum terdapat nomor registrasi BPOM yang dapat dipastikan berasal dari barcode tersebut.
Status izin BPOM
Status izin edar belum dapat diverifikasi.
Nama perusahaan pemegang izin
Belum tersedia informasi resmi mengenai perusahaan pemegang izin.
Nama produsen
Identitas produsen belum dapat dipastikan.
Distributor
Data distributor juga belum tersedia.
Klaim produk
Belum ada klaim produk yang dapat diverifikasi.
Komposisi
Komposisi produk tidak dapat ditentukan dari barcode tersebut.
Kemasan
Jenis maupun bentuk kemasan belum diketahui.
Owner atau pemilik merek
Belum ada sumber resmi yang menghubungkan barcode tersebut dengan suatu merek tertentu.
Cara paling aman ketika ingin memastikan legalitas suatu produk tetap dilakukan menggunakan layanan resmi BPOM. Gunakan nomor registrasi yang tercetak pada kemasan, lalu cocokkan dengan informasi yang ditampilkan oleh BPOM.
Apabila hasil pengecekan yang di lakukan tidak menemukan data yang sesuai Untuk barcode (90)MD123456123456(91)230312 maka ada kemungkinan produk palsu alias kw, jadi dalam penggunaannya harus di perhatikan karena di khwatirkan akan buruk dampaknya jika di gunakan.







Tinggalkan komentar
Anda harus masuk untuk berkomentar.